300000 Klasis Sukoharjo

Pembiakan dari , -
Jl. Tentara Pelajar No.12,
Jombor Baru RT.03 RW.07,
Jombor, Bendosari,
Sukoharjo - 57521
Telepon: +6285725606243 Email: Klasis@
Gereja Dewasa: 6 Pepanthan: 14 Blok/Wilayah: 23/9
Pendeta L: 6  Pendeta P: 1  Jumlah Pendeta: 7
Vikaris: 0  Pendeta Emeritus: 3
KK: 1.265  Warga Dewasa: 3.375  Warga Anak: 1.087  Jumlah: 4.462
-

Profil dan Sejarah

Klasis Sukoharjo terbentuk dari pembiakan Klasis Wonogiri pada tanggal 31 Januari 2003. Pada awal perjalanannya Klasis Sukoharjo terdiri dari 5 anggota gereja dewasa yaitu GKJ Baki, GKJ Bulu Sukoharjo, GKJ Grogol, GKJ Kronelan, dan GKJ Sukoharjo.
Pada tanggal 26 Juni 2008 ada 4(empat) pepanthan gereja didewasakan/dibiakkan oleh GKJ Sukoharjo yaitu GKJ Nguter yang kemudian bergabung ke dalam Klasis Sukoharjo sebagai anggota. Sehingga sampai dengan tahun 2015 ini jumlah gereja yang terhimpun ada 6 GKJ.

Sampai dengan tahun 2015 ini Klasis Sukoharjo sudah melaksanakan 12 kali persidangan klasis dengan tempat dan Personil Badan Pelaksana Klasis secara bergantian. Persidangan terakhir dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2015 di GKJ Kronelan dan menetapkan Badan Pelaksana Klasis XII selama 2 tahun masa pelayanan yang akan ditindaklanjuti oleh Bapelklas-bapelklas selanjutnya. Struktur organisasi Bapelklas Sukoharjo dengan sistem mono deputat dengan banyak bidang, diantaranya: Bid. Keesaan, PWG, Kespel, Litbang dan Penatalayanan dan dibantu POKJA (PEJ dan Lingkungan Hidup & Tanggap Bencana)


jpg300100 GKJ Sukoharjo

Tanggal Pendewasaan: 31 Juli 1968
Alamat: Jl. Pemuda No.41,
Sukoharjo - 57511
Telepon: 0271593557 Email: sukoharjo@gkj.or.id
Pepanthan: 3 Blok/Wilayah: 8/0
Pep. Banmati; Pep. Bulakan; Pep. Bendosari
Pendeta L: 1Pendeta P: 0 Jumlah: 1
Pdt. Idi Bangun Mulyono, S.Si
Vikaris: 0 Pendeta Emeritus: 0
-;-
KK: 345 Warga Dewasa: 1075 Warga Anak: 238 Jumlah: 1313

Profil dan Sejarah

 

 


jpg300200 GKJ Baki

Tanggal Pendewasaan: Selasa, April 09, 1963
Alamat: Jl. WR. Supratman No.81,
Baki, Sukoharjo - 57556

Telepon: 0271625546 Email: gkjbaki@gmail.com
Pepanthan: 2 Blok/Wilayah: 11/0
Pep. Daleman; Pep. Kingkang
Pendeta L: 1 Pendeta P: 0 Jumlah: 1
Pdt. Lukas Prihartoko, S.Th.
Vikaris: 0 Pendeta Emeritus: 1
-; Pdt. Em. Suyahmin Hadipranata

KK: 140 Warga Dewasa: 579 Warga Anak: 206 Jumlah: 785

Profil dan Sejarah

-

 

 

 


jpg300300 GKJ Grogol-Sukoharjo       Update: 09/05/2017

Tanggal Pendewasaan: Rabu, Juli 05, 1995
Alamat: Jl. MT. Haryono No.27A,
Nampan RT.02 RW.01, Madegondo,
Grogol, Sukoharjo - 57552
Telepon: 0271620326 Email: gkjgrogol_skh@yahoo.com

Pepanthan: 0 Blok/Wilayah: 0/9
-
Pendeta L: 1 Pendeta P: 0 Jumlah: 1
Pdt. Yohanes Ari Wibowo, S.Si.
Vikaris: 0 Pendeta Emeritus: 1
-; Pdt. Drs. Stefanus Wardjilan, M.Pd.K.
KK: 239 Warga Dewasa: 575 Warga Anak: 236 Jumlah: 811

Profil dan Sejarah

-

 

 


jpg300400 GKJ Kronelan

Tanggal Pendewasaan: 17 April 1999
Alamat: Jl. P. Diponegoro No.9,
Plumbon, Mojolaban,
Sukoharjo - 57554
Telepon: 0271610023 Email: gkjkronelan@yahoo.com
Pepanthan: 0 Blok/Wilayah: 4/0
Pendeta L: 1Pendeta P: 0 Jumlah: 1
Pdt. Prihadi Gendrowiyono, S.PAK.,MH.
Vikaris: 0 Pendeta Emeritus: 0
KK: 130 Warga Dewasa: 330 Warga Anak: 130 Jumlah: 460

Profil dan Sejarah

Sebelum GKJ Kronelan menjadi gereja dewasa dan berdiri sendiri seperti sekarang ini, ternyata mempunyai perjalanan sejarah yang panjang. Pelayanan atau penyebaran Injil pertama kali dilakukan pada tahun 1957, yang mula-mula terjadi di dukuh Pabrik Desa Wirun pada 3 keluarga berjumlan 15 orang dan sebagai tempat untuk kegiatan pemberitaan itu dirumah Bapak Hadi Widodo.
Setelah beberapa tahun berjalan, pelayanan dirumah itu semakin berkembang. Kemudian pelayanan diperluas ke daeran Plumbon, Tegalmade, Wirun, Dukuh. Karena dari hari ke hari jemaat semakin bertambah, maka kebaktian terpaksa dipindah ke rumah Bapak Gito Pawiro sampai sekitar tahun 1967, selama itu pelayanan semakin berkembang, jemaat sudah mencapai 56 warga yang sudah dibabtis dan beberapa orang yang belum dibabtis.

Setelah beberapa tahun kabaktian berjalan diruman jemaat, ada niat untuk mendirikan sebuah gereja di hati para jemaat. Atas kerja sarna yang baik antara Bapak Wiyono Wandowo (tim pembagunan GKJ Joyodiningratan) dengan Bapak Citro Sunarto (kades Plumbon) dan Bapak Kiswadi (Camat Mojolaban), gereja diberi tanah seluas 500 M2 yang diambil dari tanah kas desa Plumbon, untuk itu diadakan pesiapan-persiapan untuk membangunnya. Setelah persiapan membangun sudah matang dan bahan bangunan sudah tersedia, maka pembangunan dimulai pada tahun 1969, kemudian pada tahun 1970 gereja ini telah berdiri dan pada tahun itu juga kebaktian dari rumah Bapak Gito Pawiro pindah ke gereja yang baru, tepatnya pada tanggal17 Mei 1970.

Setelah beberapa tahun melakukan kegiatan, tampak bahwa perkembangan gereja Kronelan semakin pesat, baik kegiatan yang bersifat pelayanan maupun yang bersifat gerejawi. Dalam kegiatan dan pekabaran Injil gereja ini mencari daerah baru untuk dijadikan Pos PI, perluasan itu terjadi di daerah Kesongo, Menggah, Pranan, Ngombol, Laban, Jatiteken dan lain-lain dan pelaksanaannya bekerjasama dengan Lembaga Pelayanan Mahasiswa.

Sudah banyak kemajuan yang diraih oleh Gereja Kronelan, sehingga pada tahun 1997 Gereja Kronelan dinyatakan dan dipersiapkan pendewasaannya, artinya Gereja Kronelan dipersiapkan untuk lepas dari gereja induk GKJ Joyodiningratan untuk berdiri sendiri atau mandiri. Untuk persiapan itu maka gereja induk GKJ Joyodiningratan memanggil Sdr. Prihadi Gendro Wiyono, S.PAK untuk membantu pelayanan di Gereja Kronelan menjadi tenaga pelayanan khusus sejak 1 September 1997 sampai gereja menjadi dewasa.

Saat itu gereja Kronelan masih dalam taraf persiapan untuk menuju pada kedewasaan gereja dengan melakukan berbagai kegiatan supaya gereja Kronelan bisa mengatasi masalahnya sendiri baik dalam bidang keuangan, daya dan theologia. Hasilnya tidak mengecewakan, sehingga pada tanggal17 April 1999 gereja Kronelan menjadi gereja yang mandiri menjadi GKJ Kronelan. Dan setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 17 April 2000 GKJ Kronelan menahbiskan Sdr. Prihadi Gendro Wiyono, S.PAK menjadi pendeta GKJ Kronelan untuk yang pertama.


jpg300500 GKJ Nguter

Tanggal Pendewasaan: 25 Juni 2008
Alamat: Jl. Raya Nguter No.7,
RT.01 RW.IV, Nguter,
Sukoharjo - 57571
Telepon: 02716594368 Email: gkjnguter@yahoo.co.id
Pepanthan: 3 Blok/Wilayah: 0/0
Pepanthan Begajah; Pepanthan Jangglengan; Pepanthan Serut
Pendeta L: 0Pendeta P: 1 Jumlah: 1
Pdt. Reny Woro Sulistyo, S.Si
Vikaris: 0 Pendeta Emeritus: 0
KK: 126 Warga Dewasa: 208 Warga Anak: 58 Jumlah: 266

Profil dan Sejarah

A.  Awal pertumbuhannya dimulai dari Gereja Kristen Jawa Begajah. Benih-benih itu menyebar ke Utara dan ke Selatan. Di Utara benih itu tumbuh menjadi Gereja Kristen Jawa Sukoharjo, sedangkan di Selatan benih itu tumbuh sebagai Gereja Kristen Jawa Nguter. Di Selatan benih itu tumbuh oleh pemeliharaan Tuhan melalui hamba-hamba Tuhan yang terpanggil untuk merawatnya.

B. Hamba-hamba Tuhan tersebut layak untuk kita dokumentasikan sebagai kenangan yang berharga kelak untuk penyusunan SEJARAH GEREJA.

C. Awal berdirinya ditandai dengan sebuah Kebaktian Istimewa berdirinya sebuah gereja yang diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 25 bulan Juni tahun 2008. Kebaktian dipimpin oleh Pendeta Emiritus Thomas Sukamsi, S.Th.

D.  Sebelum memiliki tempat Ibadah secara permanen, awalnya menggunakan rumah pemukiman sebagai tempat Ibadah, yaitu :

1.  Rumah Keluarga Bp. Dharmo Samingun
Setelah berkat Tuhan dinyatakan sehingga Jemaat mampu membangun sebuah tempat Ibadah di atas tanah Kas Desa Nguter yang berdasarkan Rembug Desa.

2.  Rumah Keluarga Bp. Amat dipergunakan sebagai tempat Ibadah setelah tempat Ibadah yang dibangun di atas tanah kas Desa, direnovasi pada tanggal 1 bulan Juli tahun 2006.

E.  Kemurahan Tuhan yang tidak pernah berakhir, luas tanah gereja bertambah 300 M2 ke sebelah barat gereja dengan cara membeli bersama-sama seluruh Jemaat. Melalui satu keluarga, Tuhan pakai untuk mengembangkan luas tempat Ibadah sesuai dengan tanah yang dimiliki. Adapun biaya pengembangan menghabiskan dana sebesar 750 juta. (Hasil persembahan dari satu keluarga)

F. Kemudian satu keluarga lagi dipakai Tuhan, untuk menambah luas tanah Gereja ke belakang seluas 300 M2 dengan cara dibeli dan dipersembahkan untuk gereja. Sehingga sampai sekarang seluruh luas tanah gereja menjadi 1000 M2 terdiri dari 2 sertifikat dan 1 leter D.

G.  PROSES PEMANGGILAN DAN PENDEWASAAN GEREJA
1.  Berangkat dari sebuah wacana yang digulirkan melalui Visitator Klasis Wonogiri XX bersamaan dengan sidang Majelis Regulair Gereja Kristen Jawa Sukoharjo pada hari Jumat tanggal 28 bulan Juni tahun 2002 tentang kemungkinan Gereja Kristen Jawa Sukoharjo Wilayah Selatan yang meliputi : Pepanthan Nguter, Begajah, Jangglengan dan Serut untuk menjadi gereja Dewasa.

2.  Kemudian dari sebuah wacana tersebut berkembang menjadi pergumulan bagi Gereja-Gereja Kristen Jawa Sukohaljo untuk wilayah Selatan. Hasil pergumulan tersebut disimpulkan menjadi sebuah tekad untuk dilaporkan sebagai bahan persidangan Majelis Gereja Kristen Jawa Sukoharjo. Sidang Majelis Regulair Jumat, 12 Juli 2002 diputuskan :

   a.  Penjemaatan

   b.  Menentukan langkah-langkah

3.  Respon positif dari hasil Persidangan Regulair Majelis Gereja Kristen Jawa Sukoharjo akhirnya ditindaklanjuti untuk membentuk kepanitiaan dengan konsep Pendewasaan Gereja Kristen Jawa Sukoharjo Wilayah Selatan yang meliputi Pepanthan Nguter, Begajah, Jangglengan dan Serut, adapun Pepanthan Nguter kelak sebagai Induknya. Tindak lanjut tersebut diteruskan oleh panitia untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Konsep Pendewasaan tersebut diputuskan berdasarkan keputusan Sidang Majelis Regulair GKJ Sukoharjo. Pendampingan diberikan oleh Majelis GKJ Sukoharjo, pembinaan secara periodik terjadwal baik berupa theology dan Organisasi melalui Bp. Pdt. Em. Thomas Sukamsi, S.Th dan Bp. Pdt. Idi Bangun Mulyono, S.Si.
Cara-cara Gerejawi berdasarkan Tata Gereja diusahakan untuk kemudian diangkat sebagai bahan Sidang Klasis Regulair, Klasis Sukoharjo I setelah memisahkan diri dari Klasis Wonogiri.

4.  Seiring dengan berjalannya waktu, calon Gereja Dewasa, berkat campur tangan Tuhan menemukan dirinya, mengubah Konsep Dewasa menjadi Pemanggilan Calon Pendeta baru kemudian Dewasa. Perubahan Konsep tersebut dipercakapkan dalam Forum Sidang Regulair Majelis GKJ Sukoharjo. Dari Percakapan tersebut menghasilkan sebuah keputusan dengan perubahan konsep Dewasa menjadi Pemanggilan Calon Pendeta. Keputusan Konsep Pemanggilan Calon Pendeta tertuang pada Surat Keputusan Sidang Majelis Regulair GKJ Sukoharjo. Kemudian dibentuk kepanitiaan yang baru pada tanggal 21 Juni tahun 2004 yaitu: PANITIA PEMANGGILAN CALON PENDETA DAN PENDEWASAAN GKJ SUKOHARJO WILAYAH SELATAN.

5.  Konsep Pemanggilan Calon Pendeta diangkat sebagai usulan bahan Sidang Regulair Klasis Sukoharjo I. Yang kemudian disahkan dengan Akte Sidang Klasis Sukoharjo I No. 21. Ditunjuk sebagai pendamping GKJ Sukoharjo dan dilakukan Visitasi Periodik oleh Visitator Klasis Sukoharjo. 


jpg300600 GKJ Bulu-Sukoharjo

Tanggal Pendewasaan: 31 Maret 1987
Alamat: Jl. Yos Sudarso No.12,
Kecamatan Bulu,
Sukoharjo - 57563
Telepon:  Email: Gereja@
Pepanthan: 6 Blok/Wilayah: 0/0
Pep. Karangasem; Pep. Tawangsari; Pep. Ponowaren; Pep. Weru; Pep. Bugel; Pep. Karangtengah
Pendeta L: 2Pendeta P: 0 Jumlah: 2
Pdt. Widodo Suwandi. S.Th., M.Min.; Pdt. Sapta Kumara Andaru Indra Hartoko, S.Th.
Vikaris: 0 Pendeta Emeritus: 0
KK: 218 Warga Dewasa: 602 Warga Anak: 174 Jumlah: 776

Profil dan Sejarah

-

 

 

 


kirim | cetak | pdf