KATEKESE LITURGI GKJ (SKL) II: LITURGI SEBAGAI SARANA MENGUNGKAPKAN JATI DIRI GEREJA

Tema  Seri  Katekese  Liturgi  (SKL)  Sinode  GKJ  tahun  ini  adalah Liturgi sebagai Sarana Mengungkapkan Jati Diri Gereja. Ada keterkaitan antara paham jati diri Gereja (eklesiologi) dengan liturgi yang dilakukan merupakan sebuah keniscayaan. Hal ini mengingatkan bahwa pada awal mulanya, Gereja berkembang menurut ketiga segi yang bersifat hakiki: iman, ibadah (liturgi), dan persekutuan.

Melalui liturgi  yang  dirayakan, Gereja sedang  mengungkap jati dirinya yang memiliki dua realitas, insani sekaligus ilahi. Ketika ada persekutuan orang-orang yang dipanggil menjadi umat Allah memuji dan memuliakan Allah, kemudian mengenang karya penyelamatan dalam tindakan liturgis sesuai urutan dan maknanya, maka nampaklah realitas Gereja. Spiritualitas Gereja yang  bersumber dari iman kepada Kristus (segi yang tidak kelihatan) terungkap melalui ritual sesuai dengan tata urutan liturgi (segi yang kelihatan). Demikianlah, betapa liturgi sangat membantu dalam rangka menjelaskan Gereja sebagai realitas yang kelihatan namun penuh kenyataan yang tidak nampak.

Seri Katekese Liturgi kali ini berisi materi tentang liturgi pada minggu  1  dan  2  bulan  September  yang  disiapkan  Dr.  Ester  Pudjo Widiasih  dan  Pdt.  Tanto  Kristiyono; materi  pemahaman Alkitab  yang disiapkan oleh Pdt. Setiyadi; dan materi sarasehan dipersiapkan oleh Dr. Ester Pudjo Widiasih. Semestinya materi tentang liturgi hari Minggu pada bulan September bisa disajikan semua, termasuk dua bahan  PA lagi. Dikarenakan kesulitan  penyelesaian, maka  SKL  kali  mencukupkan diri pada  materi-materi di  atas.  Sebagai  catatan,  sifat  dari  materi  belum merupakan forma, karenanya dipersilahkan bagi Gereja-gereja untuk mempergunakan sesuai local wisdom masing-masing.

Materi pemahaman Alkitab dengan judul Liturgi sebagai Sarana Mengungkapkan Jati Diri Gereja bertujuan supaya warga jemaat memiliki pemahaman bahwa antara eklesiologi dengan liturgi memiliki hubungan yang erat. Apa yang diimani Gereja semestinya terungkap melalui liturgi yang dijalankan. Materi sarasehan mengupas perihal Liturgi Lima Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD) dalam kerangka revitalisasi ibadah hari Minggu jemaat lokal GKJ. Hadirnya materi ini pantas disyukuri mengingat GKJ secara resmi merupakan anggota DGD. Apalagi bila mengingat keberadaan Liturgi Lima yang sejak 1982 itu, akhirnya setelah 32 tahun secara resmi diperkenalkan kepada Gereja-gereja lingkungan sinode GKJ melalui terbitan SKL ini.  Dokumen Liturgi Lima -tentu bersama dokumen Baptism, Eucharist, and Ministry- sangatlah penting dalam rangka kontekstualisasi eklesiologi dan  liturgi  GKJ.  Mengingat selain  konteks lokalnya,  GKJ  juga  memiliki  konteks  universal  dalam  kaitan  dengan sejarah keselamatan. Untuk itulah, Gereja lokal tentu saja tidak dengan serta-merta mengambil alih dan melaksanakan Liturgi Lima tanpa adanya penyesuaian  dengan  konteks  gereja tersebut  (baik  konteks  budaya, liturgi,  maupun  teologi).  Selalu  diperlukan upaya pemahaman, pendalaman, dan refleksi atas dokumen tersebut dalam konteks budaya, liturgi dan teologi GKJ, agar sungguh menjadi relevan dan signifikan.

Sejak SKL no. 1 terbit,  masukan yang kami terima dari beberapa gereja adalah keluhan terhadap keterlambatan datangnya materi. Selain itu soal sulitnya memahami materi juga menjadi catatan. Dalam rapat Komisi Liturgi hal-hal tersebut tentu menjadi perhatian. Ada harapan supaya terbitan SKL no. 2 lebih baik. Namun, harapan yang baik dalam kenyataannya tidak selalu demikian. Harus kami akui bahwa pada SKL no.

2 ini dari segi keterlambatan masih mengulang kesalahan yang sama. Apakah dari segi materi lebih mudah dipahami? Bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Hanya kemauan sebagai manusia pembelajar biasanya bisa menolong mengatasi beberapa kesulitan atas materi. Dalam beberapa segi   keterbatasan pada materi   ini,  semoga tetap menghidupkan semangat mendalami ajaran iman tentang liturgi. Selamat memanfaatkan dan berkatekese liturgi.

 

Untuk mengunduh dapat dengan klik dibawah ini:

Katekese Liturgi 2 (Cover)

Katekese Liturgi 2 (Halaman Depan)

Katekese Liturgi 2 (Halaman Isi)

 


Share this :

Berita "Liturgi" Lainnya